Perbedaan Cyber Library dan Manual Library
Pengertian Perpustakaan
Perpustakaan merupakan tempat atau
lokasi yang menghimpun kumpulan informasi yang bersifat ilmu pengetahuan,
hiburan, rekreasi dan lain sebagainya dalam bentuk buku, bahan cetakan, serta
rekaman lain untuk kepentingan masyarakat umum. Namun seiring berjalannya waktu
pengertian perpustakaan tidak hanya terbatas pada lokasi ataupun cetakan buku
karena dengan hadirnya perpustakaan online buku - buku fisik kini beralih
kepada berkas - berkas online yang bisa diakses dimana saja dan kapan saja.
Perpustakaan terbagi menjadi dua jenis yaitu Perpustakaan Fisik dan
Perpustakaan Online.
Definisi perpustakaan di masyarakat awam belum
begitu familiar oleh karena itu banyak anggapan masyarakat awam memandang
perpustakaan seperti gudang penyimpan buku. Oleh karena itu, masyarakat jarang
ke perpustakaan. Sosialisasi kepada masyarakat awam mengenai perpustakaan
sebaiknya perlu di tinjau ulang agar pandangan mengenai perpustakaan yang dari
perpustakaan hanya sebagai gudang namun menjadi perpustakaan sebagai jendela
ilmu dan informasi. Banyak definisi mengenai perpustakaan yang dapat dimengerti
oleh masyarakat pada umumnya namun masyarakat awam memandang perpustakaan hanya
sebagai tempat membaca buku, padahal banyak kegiatan belajar yang dapat
dilakukan di perpustakaan. Definisi-definisi perpustakaan menurut berbagai
pandangan dapat digambarkan sebagai berikut ini:
Menurut Random
House Dictionary of the English Language, perpustakaan adalah suatu tempat
yang berupa sebuah ruangan atau gedung yang berisi buku-buku dan bahan-bahan
lain untuk bacaan studi maupun rujukan. Perpustakaan diartikan sebuah ruangan
atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang
biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan
untuk dijual (Sulistyo, Basuki:1991). Secara lebih umum, Yusuf dan Suhendar
(1:2005) menyatakan bahwa perpustakaan adalah suatu tempat yang di dalamnya
terdapat kegiatan penghimpunan, pengelolaan dan penyebarluasan (pelayanan)
segala macam informasi, baik yang tercetak maupun yang terekam dalam berbagai
media seperti buku, majalah, surat kabar, film, kaset. tape recorder,
video, komputer dan lain-lain.
Dari beberapa pengertian diatas
dapat kita ambil sebuah kesimpulan bahwa perpustakaan adalah sebuah unit
organisasi nirlaba yang bertujuan sebagai pusat sumber belajar dan sumber
informasi bagi pemakainya, di mana didalamnya terdapat banyak sumber bahan
pustaka baik cetak maupun non cetak yang dapat diakses dan dimanfaatkan oleh
para penggunanya. Di era sekarang ini perpustakaan tidak bisa di pandang
sebelah mata karena dapat digambarkan sebagai suatu urat nadi bagi suatu
instansi pemerintahan, organisasi pendidikan dan lembaga pemerintah juga
lembaga swasta. Hal itu mengapa bisa terjadi? karena perpustakaan kini tidak
lagi hanya menjadi tempat menyimpan dan mencari buku, tetapi perpustakaan kini
menjadi sumber tempat mencari informasi. Dari perpustakaan kita dapat mencari
informasi mulai dari yang bersifat ilmiah, semi ilmiah, populer, sejarah,
cerita-cerita fiksi hingga informasi yang bersifat aktual dan tempo.
a. Cyber
Library
Cyber Library adalah suatu kumpulan
atau koleksi artikel - artikel dan laporan yang tersedia untuk bacaan online
atau download. Cyber library mengarah pada alternatif pembelajaran integaratif.
Electronic Library merupakan sumber yang sempurna untuk mengirim teks lengkap
dan referensi penting multimedia, serta mudah untuk digunakan dalam penelitian.
Untuk
memasukkan informasi buku ke dalam cyber library menggunakan proses yang
disebut digitalisasi. Proses digitalisasi antara lain:
1. Scanning
Proses
menyalin dokumen dalam bentuk cetak dan mengubahnya ke dalam bentuk berkas
digital. Berkas yang dihasilkan contohnya berkas PDF.
2. Editing
Proses
mengolah berkas PDF di dalam komputer dengan cara memberikan password,
watermark, catatan kaki, daftar isi, hyperlink, dan sebagainya. Kebijakan
mengenai hal - hal apa saja yang perlu diedit dan dilindungi di dalam berkas
tersebut disesuaikan dengan kebijakan yang telah ditetapkan di perpustakaan.
Proses mengubah gambar menjadi teks atau OCR (Optical Character Recognition)
juga dikategorikan ke dalam proses editing.
3. Uploading
Proses
penyisipan (input) data dan meng-upload berkas dokumen tersebut ke cyber
library. Berkas yang diupload dapat berupa berkas PDF yang berisi full text
karya akhir dari mulai halaman judul hingga lampiran, yang telah melalui proses
editing.
b. Manual
Library
Manual Library atau yang sering kita kenal perpustakaan fisik
merupakan institusi yang mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam.
Mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektual para
penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan. Perpustakaan fisik
membutuhkan banyak tempat untuk menampung semua koleks yang dimiliki oleh
perpustakaan tersebut serta biaya untuk perawatan koleksi yang dimiliki juga
relatif mahal.
Ciri-ciri
perpustakaan manual:
-
Untuk
mencarai buku yang diinginkan harus mendatangi lokasi perpustakaan.
-
Harus
mencari buku yang diinginkan melalui katalog kemudian ke rak buku.
-
pabila
ingin meminjam buku harus melalui proses peminjaman.
-
Apabila
buku yang kita pinjam hilang atau rusak, kita harus mangganti buku tersebut.
-
Sumber
perpustakaan fisik berupa bahan pustaka tercetak berasal dari penerbit.
Perbedaan Cyber Library Dan Manual Library
Cyber Library (Perpustakaan online)
1.
Untuk mencari buku yang
diinginkan tidak perlu mendatangi lokasi perpustakaan, tetapi dibutuhkan perangkat
elektronik seperti laptop/komputer dan internet.
2.
Buku yang dicari cepat
ditemukan tanpa mencari ke rak buku.
3.
Pengiriman buku lintas
daerah, bahkan lintas negara, dapat dilakukan cukup dengan transfer file buku
tersebut via Internet.
4.
Memungkinkan untuk
mendapatkan lebih banyak buku terbitan luar negeri.
5.
Tanpa perlu meminjam buku.
6.
Tidak ada kemungkinan akan
hilang atau rusaknya buku.
7.
Sumber perpustakaan online
yaitu soft file dari penerbit.
Manual
Library (Perpustakaan fisik)
1.
Untuk mencari buku yang
diinginkan harus mendatangi lokasi perpustakaan.
2.
Harus mencari buku yang
dinginkan melalui katalog kemudian ke rak buku.
3.
Apabila ingin meminjam buku
harus melalui prosedur peminjaman buku.
4.
Apabila buku yang kita
pinjam hilang atau rusak, kita harus mengganti buku tersebut.
5.
Sumber perpustakaan fisik
berupa bahan pustaka tercetak berasal dari penerbit.
Tabel.1. Perbedaan Manual Library dengan Cyber Library
Perbedaan
|
Manual library
|
Cyber library
|
Bentuk
|
Nyata
|
Maya
|
Proses
peminjaman
|
Langsung di tempat perpustakaan
|
Ada yang bisa dipinjam (download), ada yang hanya
bisa dibaca saja secara online
|
Keanggotaan
|
Mendaftar sebagai pengguna
perpustakaan langsung disana
|
Mendaftar dengan email
|
Biaya
pendaftaran
|
Tidak gratis
|
Gratis (tetapi memerlukan koneksi internet)
|
Biaya
peminjaman
|
Gratis
|
Gratis (tetapi memerlukan
koneksi internet)
|
Denda
|
Ada
|
Tidak ada
|
Petugas
|
Ada (pustakawan)
|
Ada (admin)
|
Tingkat
kemudahan
|
Agak sulit karena mengharuskan pergi ke tempat
perpustakaan
|
Mudah karena dapat diakses dimana saja dan kapan
saja
|
Kartu
anggota
|
Ada
|
Tidak ada
|
Catalog
|
Ada
|
Ada namun sebagian tidak ada
|
Waktu
|
Terbatas
|
Tidak terbatas
|
Komentar
Posting Komentar